loading...
Home » » kronik indonesia (1)

kronik indonesia (1)

3/05/07

7 Maret 1915, Tri Koro Dharmo berdiri
Tri Koro Dharmo berdiri atas kesepakatan sejumlah pelajar yang mengenyam pendidikan di STOVIA. Prakarsanya sendiri berasal dari alumnus STOVIA. Kesepakatan ini dicetuskan di gedung pertemuan Budi Utomo, gang Kweni, Jakarta. Terpilih sebagai pimpinan organisasi yakni dr. Satiman Wirjosandjojo (ketua), Sunardi (wakil ketua), Sutomo (sekretaris). Sedangkan untuk anggota pengurusnya tercantum Muslich, Musodo, Abdul Rachman, dan Kadarman.

12 Juni 1918, Jong Java terbentuk
Kongres pertama Tri Koro Dharmo di Solo menetapkan perubahan nama organisasi. Dari Tri Koro Dharmo menjadi Jong Java. Semboyan yang diusung: Sakti, Budi, Bakti.

3 Juli 1922, Taman Siswa berdiri
Suwardi Surjaningrat mendirikan Nationaal Onderwijs Instituut Taman Siswa (Paguron Kebangsaan Taman Siswo atawa Perguruan Kebangsaan Taman Siswa) yang pertama di Yogyakarta. Awalnya hanya dibuka untuk taman kanak-kanak dan kursus guru.

12 Juli 1924, Indonesische Studieclub berdiri
Atas prakarsa Dr. Sutomo, di Surabaya berdiri perkumpulan Indonesische Studieclub. Perkumpulan diadakan di rumah R.M. Hario Suyono (di Palmenlaan). Saat itu hadir 25 orang “pelajar tinggi”, antara lain Sunjoto, Sunarjo, Mr. Koesnoen, Dr. Saleh, Koch, Tilleman, dan lain sebagainya. Studiklub ini ditujukan untuk membuka kesadaran kaum terpelajar akan kewajibannya terhadap masyarakat, serta memperdalam pengetahuannya tentang politik.

0 komentar: